Langsung ke konten utama

Mengenal Faatihah dari Segala Sisi (Kalau Gak Kuat Gausah Dibaca) Part 6 : 5 Barang Yang Selalu Ada Di Tas

Well, ini kita bicarakan tas yang kemanapun pergi kan ya? Ke kampus, belanja, jalan-jalan dan kondangan sekalipun? Di tas faatihah insyaAllah pasti ada 5 barang berikut, apasajakah?

Inilah 5 benda yang selalu ada di tas faatihah
 1. Dompet
Yah, dompet dan segala isinya KTP, SIM, ATM, STNK, member card PMI, Mirota Kampus, Chatime, Transstudio, Touch the Sky Laundry, dan 5 rumah sakit. Kabel OTG, flashdisk, foto diri dan foto gebetan. Uangnya? Belum tentu ada. Biasanya uang malah keleleran di kantong baju, kantong tas atau di dasbor motor, tapi ya itu, belum tentu ada wkwkwkw.
2. Obat Darurat
Minimal ada 3 macem obat darurat yang kubawa selalu yaitu Promag untuk sakit perut yang tiada tertahan, Dexamethasone untuk meredakan gejala alergi yang suka muncul tiba-tiba dan Spashi untuk mengurangi nyeri perut pra-menstrual syndrome (PMS). Selain 3 macem itu biasaya ada tambahan Sangobion kalau mendekati tanggal donor darah wkwkwkw, trus minyak kayu putih kalau bepergian jauh dan lama, dan yang sering kubawa akhir-akhir ini adalah obat tetes mata. 
3. Pulpen
Bisa jadi gak bawa buku, tapi insyaAllah aku selalu bawa pulpen walau cuma sebiji. Akutu gak bisa gak ngapa-ngapain, karena sekalinya gak ngapa-ngapain pasti otakku melanglangbuana entah kemana dan akhirnya menemukan sesuatu. Nah saat situasi seperti itu terjadi, biasanya aku butuh pulpen untuk menuliskan suatu ide yang muncul walau belum tentu dieksekusi, yang penting ditulis dulu.
4. Kertas
Kertas ini juga penting banget, jikalau tasku agak besar dan bisa memuat buku agenda maka bukunya kubawa. Jikalau tasnya gak cukup buat dimasuki buku agenda, biasanya aku bawa beberapa helai kertas HVS kosong untuk mengatasi kejadian yang sudah dijelaskan di bagian pulpen.
5. Pembalut
Benda terakhir yang akan selalu ada dan selalu refill adalah pembalut. Gak cuma dibawa minimal 2 pcs pas period atau mendekati period tetapi juga minimal 1 pcs pas hari-hari non period. Ngapa? Karena belum bisa sering-sering sedekah maka setidaknya bisa berbagi pembalut kepada yang membutuhkan itu semoga terhitung sedekah.

Selain 5 itu ada lagi tak?
Ya tergantung dan sama kayak orang pada umumnya sih. Kalau pergi naik motor biasanya aku bawa kunci motor, KTM, tally counter, kacamata dan masker. Kalau pergi agak lama biasanya bawa HP, earphone dan charger. Kalau bawa alat elektronik sih biasanya aku selalu bawa kresek yang seukuran buat ngawekani kalau hujan wkwkwkw

Jadi temen-temen udah tau kan yaa? Kalau alergiku kambuh, di tas ada obatnya kok. Tolong yaa, makasiiyuu :*

Komentar

Paling Banyak Dibaca :

Nambah Ilmu Terus : Bolehkah Muslimah yang Sedang Haid Membaca Al-Qur'an?

Bismillahirrohmaanirrohiim.
Mulanya perlu diketahui bahwa sedikitnya ada 3 (tiga) ibadah yang jelas dilarang ketika haid, yaitu:
Shalat wajib maupun sunnah, berdasarkan "Bila engkau haid, maka tinggalkanlah shalat" (HR Bukhari & Muslim).Puasa wajib maupun sunnah,  berdasarkan "Bukankah bila seorang wanita haid, maka ia tidak shalat dan tidak puasa?" (HR Bukari & Muslim).Melakukan tawaf di Baitullah, Rasulullah saw berkata kepada Aisyah ra., "Kerjakan apa yang dikerjakan orang-orang yang berhaji selain tawaf sampai engkau suci" (HR Bukhari & Muslim).Lantas bagaimana dengan membaca Al-Qur'an?
Terdapat sedikitnya juga 3 (tiga) pendapat tentang kebolehan membaca Al-Qur'an saat haid*:
Tak boleh membaca, berdasarkan "Tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan" (QS 57:79). Pendapat ini menganggap bahwa haid termasuk yang menghilangkan kesucian.Boleh membaca, suci pada QS 57:79 tersebut artinya adalah suci jiwa/piki…

Review Drama (1) : Memories of the Alhambra

Judul: Memories of the Alhambra (알함브라 궁전의 추억 Alhambeuraui Gungjeonui Chooeok)Sutradara : Ahn Gil-HoPenulis : Song Jae-JungJaringan : tvNJumlah Episode : 16, durasi 60 menit per episodeMasa Tayang : 1 Desember 2018 - 19 Januari 2019, Sabtu-Minggu 21.00 KSTGenre : Fantasy, Romance, Mystery, Action

Mengenal Faatihah dari Segala Sisi (Kalau Gak Kuat Gausah Dibaca) Part 1 : Lavatories Traveller

Wkwkwk ide banget ya nulis tentang lavatories.
Gak jelas, maka kalau gak punya high anthusiast gausa dipaksain baca keee

Tulisan ini bermula saat saya gagal mendapatkan akses masuk ke bilik restroom langganan di kampus. Entah gimana deh, biasa kata orang "inspirasi menghujanimu saat jongkok". Ya kebetulan bilik alternatif yang saya tempati itu berwujud WC jongkok dengan semi automatic sanitary system *etaah abaikan istilah ini karena saya yang buat-buat* membuat saya tiba-tiba teringat akan penjelajahan sejumlah restroom yang telah saya singgahi selama hidup.

Sedari kecil saya punya perbedaan khusus daripada saudara-saudari kandung saya, yakni saya tidak punya daily habit boker di pagi hari. Sudah sejak sejauh yang saya ingat, jadwal boker saya selalu berubah-ubah dan tidak tentu sehari sekali. Saya juga tidak ingat pernah tidakkah saya boker di toilet Taman Kanak-Kanak, seingat saya, boker selalu di hari weekend entah itu malam atau pagi. Seakan mekanisme boker saya waktu i…