Langsung ke konten utama

Jikalau Dapat Uang 100 Juta ?

Uwehehehe, jadi kalau dapat uang 100 juta faatihah mau apa?
  1. Daftar Umroh (25-30 juta). Iyaa, daftar umroh dulu, trus menghariba kepadaNya di Baitullah. Minta semoga dilancarkan kuliahnya, didekatkan jodohnya, dimurahkan rizkinya, dicemerlangkan otaknya, dibuat mudah bersyukur dan tidak mudah kufur setiap harinya, dan agar dapat segera kembali lagi untuk menunaikan ibadah haji dan menghajikan orang-orang tersayang.
  2. Daftar Kursus (5-10 juta). Iya daftar kursus macem-macem, kursus bahasa, kursus menjahit, kursus memasak, dan kursus-kursus untuk merebut hati mertua gitu deh. Ya enggak sih, untuk memberdayakan dirilah yaa, biar bisa berguna di masyarakat dan gak jadi wanita tanpa talenta gitu kan sedih :')
  3. Daftar S2 (10-15 juta). Iya, buat cadangan dan modal semester pertama sambil mengusahakan biar dapet beasiswa ke University of Amsterdam, London School Economic and Political Science, atau Stanford University.
  4. Foya-foya (5-10 juta). Apaan? Iya gue mau belanja gamis, jilbab, sendal, sepatu dan underware yang udah butut saking lamanya gak belanja dan cuma dicuci-kering-lipat-setrika-pakai-cuci terus berkali-kali. Fyi, akutu gak punya baju main, baju tidur, baju kondangan, mau main mau tidur mau kondangan semua pakai baju kuliah wkwkwkw.
  5. Modal (40-45 juta). Modal apadong? Tergantung situasi, bisa aja modal nikah, modal kredit rumah, kredit mobil atau modal usaha. Modal nikah mungkin buat sewa venue sama transport keluarga besar yang sampai delapanan kodi jumlahnya. Modal kredit rumah yaa biar sewaktu-waktu kalau ada yang lamar bisa langsung jujug rumah sendiri setelah akad, berasa pacaran wkwkw. Modal kredit mobil kalau bapak atau kakak ada yang mau diajak patungan bayar cicilan biar bisa dipakai barengan atau giliran wwkwk. Modal usaha, sebenernya bingung mau milih usaha apaan mulai dari usaha kebun pertanian sampai usaha penerbitan semua kupikirkan. Mungkin lau bener dapet 100 jt aku jadi gak bingung lagi ehehehe.
  6. Sedekah (5-10 juta). Selalu ada 2,5% hak orang lain dari 100% harta yang kita miliki. Nah berhubung Allah swt Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, seandainya setiap sedekah akan ditukar 10x lipat maka saya ingin sedekah 10% supaya diberiNya kembali 100%. Suka uang kamu ya? Iyadong, dengan uang yang banyak kita bisa membantu bayak orang. Semakin banyak membantu orang sama dengan banyak membantu agama Allah swt. eheheh iya gak sih?

Komentar

Paling Banyak Dibaca :

Nambah Ilmu Terus : Bolehkah Muslimah yang Sedang Haid Membaca Al-Qur'an?

Bismillahirrohmaanirrohiim.
Mulanya perlu diketahui bahwa sedikitnya ada 3 (tiga) ibadah yang jelas dilarang ketika haid, yaitu:
Shalat wajib maupun sunnah, berdasarkan "Bila engkau haid, maka tinggalkanlah shalat" (HR Bukhari & Muslim).Puasa wajib maupun sunnah,  berdasarkan "Bukankah bila seorang wanita haid, maka ia tidak shalat dan tidak puasa?" (HR Bukari & Muslim).Melakukan tawaf di Baitullah, Rasulullah saw berkata kepada Aisyah ra., "Kerjakan apa yang dikerjakan orang-orang yang berhaji selain tawaf sampai engkau suci" (HR Bukhari & Muslim).Lantas bagaimana dengan membaca Al-Qur'an?
Terdapat sedikitnya juga 3 (tiga) pendapat tentang kebolehan membaca Al-Qur'an saat haid*:
Tak boleh membaca, berdasarkan "Tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan" (QS 57:79). Pendapat ini menganggap bahwa haid termasuk yang menghilangkan kesucian.Boleh membaca, suci pada QS 57:79 tersebut artinya adalah suci jiwa/piki…

Review Drama (1) : Memories of the Alhambra

Judul: Memories of the Alhambra (알함브라 궁전의 추억 Alhambeuraui Gungjeonui Chooeok)Sutradara : Ahn Gil-HoPenulis : Song Jae-JungJaringan : tvNJumlah Episode : 16, durasi 60 menit per episodeMasa Tayang : 1 Desember 2018 - 19 Januari 2019, Sabtu-Minggu 21.00 KSTGenre : Fantasy, Romance, Mystery, Action

Mengenal Faatihah dari Segala Sisi (Kalau Gak Kuat Gausah Dibaca) Part 1 : Lavatories Traveller

Wkwkwk ide banget ya nulis tentang lavatories.
Gak jelas, maka kalau gak punya high anthusiast gausa dipaksain baca keee

Tulisan ini bermula saat saya gagal mendapatkan akses masuk ke bilik restroom langganan di kampus. Entah gimana deh, biasa kata orang "inspirasi menghujanimu saat jongkok". Ya kebetulan bilik alternatif yang saya tempati itu berwujud WC jongkok dengan semi automatic sanitary system *etaah abaikan istilah ini karena saya yang buat-buat* membuat saya tiba-tiba teringat akan penjelajahan sejumlah restroom yang telah saya singgahi selama hidup.

Sedari kecil saya punya perbedaan khusus daripada saudara-saudari kandung saya, yakni saya tidak punya daily habit boker di pagi hari. Sudah sejak sejauh yang saya ingat, jadwal boker saya selalu berubah-ubah dan tidak tentu sehari sekali. Saya juga tidak ingat pernah tidakkah saya boker di toilet Taman Kanak-Kanak, seingat saya, boker selalu di hari weekend entah itu malam atau pagi. Seakan mekanisme boker saya waktu i…