Langsung ke konten utama

Blogger Perempuan Network

Saya mengetahui adanya Jaringan Blogger Perempuan alias Blogger Perempuan Network (BPN) baru beberapa hari terakhir, kakak saya membagikan postingan event 30 Day Blog Challenge, akhirnya mengantarkan saya bergabung dengan grup facebook jaringan ini.

Penyebab saya gabung BPN: 30 Day Blog Challenge
Kenapa bergabung di Blogger Perempuan Network?
Tidak perlu banyak alasan untuk bergabung di komunitas/jaringan yang sekilas saja sudah kelihatan meyakinkan. Ya meyakinkan saya untuk bergabung dan belajar dari beliau-beliau yang sudah terlebih dahulu bergabung dalam BPN. Jelas, saya masih ampas teh yang remah-remah dibanding kakak-kakak di grup tersebut, dan untungnya challenge ini membantu saya directly untuk mengaktifkan kembali blog saya yang sudah lama tidak tersentuh.

Baru hari ini saya lihat notifikasi diterimanya saya untuk bergabung dengan grup Blogger Perempuan Network di facebook. Saya langsung menjelajah akun-akun facebook sejumlah sosok di dalamnya. Lihat, saya langsung ikutan para senior untuk mulai memperhatikan dan memaintain social media yang sudah saya miliki untuk dapat lebih 'terurus' dan berfaedah, katanya sosial mediamu menunjukkan kepribadianmu. Dan ya, kepribadian terurus dan berfaedah adalah kepribadian yang ingin saya bangun. Kakak-kakak founder BPN sudah sangat bisa dijudge by their profile picture, langsung menjitak saya secara tidak langsung, bahwa jika saya ingin jadi sekeren dan seberfaedah mereka, maka sedikit-demi sedikit coba samai mereka. Yaa, seduikiiit, seduiikiiit banget wkwkwk.

Di Blogger Perempuan Network facebook sudah ada 4000an blogger kaum hawa yang bergabung. Ternyata banyak, sepertinya dari kalangan mamah-mamah muda multi talenta sih ya, seandainya saya punya banyak waktu luang dan koneksi lancar yang secepat duren jatuh yang tiba-tiba menghilang, tentu saya akan sangat senang jika bisa menjelajahi alias blogwalking ke lapak kakak-kakak blogger senior. Pasti banyak ilmu dan pengetahuan yang bisa diambil.

Paling sering menyentuh saya adalah feed instagram dari Blogger Perempuan Network. Saya sering menemui feed BPN yang 'menarik perhatian saya' kemudian saya arsipkan karena ingin saya adaptasi dan praktikkan. Seandainya saya bisa fulltime mempelajari BPN, insyaAllah bukan tidak mungkin saya ikut menjadi expertise di dunia blogging seperti kakak-kakak founder.

Untuk saat ini, yang paling nyata adalah saya tidak kehabisan ide untuk menulis di blog ini karena BPN 30 Day Blog Challenge menyediakan list tema day per day. Cukup menyenangkan dan membuat saya tertantang untuk menjadikan kegiatan menulis di blog sebagai rutinitas saya kedepannya. Saya sih pernah membaca kalau orang yang jago dan terbiasa menulis maka otaknya cenderung lebih aktif, daya ingatnya kuat, dan pengetahuannya meluas. Kok bisa? Ya saya merasakan sendiri bahwa setiap tulisan membutuhkan ide, sedangkan ide membutuhkan aktualisasi, dan aktualisasi memerlukan referensi. Pada pencarian referensi inilah proses perluasan pengetahuan terjadi. Proses ini membantu saya untuk tetap menambah pengetahuan tanpa harus berinteraksi langsung dengan manusia saat saya tidak bisa melakukannya.

Terimakasih Blog Perempuan Network, setidaknya untuk saat ini BPN sudah berhasil mentriggered saya supaya menjadi lebih rajin menulis :D

Komentar

Paling Banyak Dibaca :

Nambah Ilmu Terus : Bolehkah Muslimah yang Sedang Haid Membaca Al-Qur'an?

Bismillahirrohmaanirrohiim.
Mulanya perlu diketahui bahwa sedikitnya ada 3 (tiga) ibadah yang jelas dilarang ketika haid, yaitu:
Shalat wajib maupun sunnah, berdasarkan "Bila engkau haid, maka tinggalkanlah shalat" (HR Bukhari & Muslim).Puasa wajib maupun sunnah,  berdasarkan "Bukankah bila seorang wanita haid, maka ia tidak shalat dan tidak puasa?" (HR Bukari & Muslim).Melakukan tawaf di Baitullah, Rasulullah saw berkata kepada Aisyah ra., "Kerjakan apa yang dikerjakan orang-orang yang berhaji selain tawaf sampai engkau suci" (HR Bukhari & Muslim).Lantas bagaimana dengan membaca Al-Qur'an?
Terdapat sedikitnya juga 3 (tiga) pendapat tentang kebolehan membaca Al-Qur'an saat haid*:
Tak boleh membaca, berdasarkan "Tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan" (QS 57:79). Pendapat ini menganggap bahwa haid termasuk yang menghilangkan kesucian.Boleh membaca, suci pada QS 57:79 tersebut artinya adalah suci jiwa/piki…

Mengenal Faatihah dari Segala Sisi (Kalau Gak Kuat Gausah Dibaca) Part 1 : Lavatories Traveller

Wkwkwk ide banget ya nulis tentang lavatories.
Gak jelas, maka kalau gak punya high anthusiast gausa dipaksain baca keee

Tulisan ini bermula saat saya gagal mendapatkan akses masuk ke bilik restroom langganan di kampus. Entah gimana deh, biasa kata orang "inspirasi menghujanimu saat jongkok". Ya kebetulan bilik alternatif yang saya tempati itu berwujud WC jongkok dengan semi automatic sanitary system *etaah abaikan istilah ini karena saya yang buat-buat* membuat saya tiba-tiba teringat akan penjelajahan sejumlah restroom yang telah saya singgahi selama hidup.

Sedari kecil saya punya perbedaan khusus daripada saudara-saudari kandung saya, yakni saya tidak punya daily habit boker di pagi hari. Sudah sejak sejauh yang saya ingat, jadwal boker saya selalu berubah-ubah dan tidak tentu sehari sekali. Saya juga tidak ingat pernah tidakkah saya boker di toilet Taman Kanak-Kanak, seingat saya, boker selalu di hari weekend entah itu malam atau pagi. Seakan mekanisme boker saya waktu i…

Mengenal Faatihah dari Segala Sisi (Kalau Gak Kuat Gausah Dibaca) Part 4 : 5 Fakta Untuk Diungkapkan

Tak kenal maka tak kenal. Kenal butuh bukti, maka 5 fakta ini membuktikan kalau njenengan kenal saya. Apa aja sih?
Body Goals, wkwkwk suka-suka saya dong, buat saya, body saya memang goals, kalau parameternya berat badan lho ya. Tinggi badanku 166 cm, berat badanku di kisaran 49-52 kg tergantung kesibukan dan pola makan. Berdasarkan pengukuran body mass index, angkaku di kisaran 18,5-19, dan waist measurement results <80 cm which is artinya rasio berat badan dan tinggi badanku memang ideal dan tergolong sehat. Santai gais, body goals tidak harus meliuk seperti jam pasir, asalkan tidak obesitas atau kurang gizi, selama tubuh kita sehat itu sudah body goals. Jangan sedih, jangan diet berlebih, cukup jadi sehat, tidak ada hal lain yang lebih nikmat.Gak Kuat Lari, ini juga salah satu hal aneh bahkan bagi diriku sendiri. Aku kuat jalan jauh, aku kuat bersepeda seharian, tapi anehnya lari dan jogging keliling lapangan buat aku sesak napas dan mual-mual. Mungkin karena larinya sendirian ya…