Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

Baru Sadar Ternyata...

Ini sesi nggak penting, super nggak penting, nir faedah lah pokoknya. Jadi gini, aku tuh sebenernya tergolong orang yang lumayan optimis dan cinta damai. Sejujurnya aku nggak suka dan nggak kuat ngehadapi konflik, baik yang berkaitan atau yang nggak berkaitan langsung denganku, selama aku tau, aku pasti nggak nyaman. Contoh termudahnya adalah aku nggak kuat nontonin sepupuku sama suaminya sepupuku omel-omelan masalah sepele, aku nggak kuat liat berita di beberapa stasiun yang secara kasat mata keliatan banget nggak berimbang, nah disitu aku bakal langsung kesel dan mindah ke channel lain, iklan pun nggak papa. Kadang kalau lagi nggak mood nih, sepupuku ngajak diskusi soal kebijakan pemerintah, waduh aku bisa langsung teriak "udahlah nggak usah dipikirin, entah apalagi yang bakal bikin emosi" <<<< jawab sinis gini karena kalau diskusinya dilanjutin bakal kebukalah itu kurangnya pemerintah yang bikin makin emosi. Lha kok malah cerita konflik sih? Yaudah sekalian. …

Nambah Ilmu Terus : Bolehkah Muslimah yang Sedang Haid Membaca Al-Qur'an?

Bismillahirrohmaanirrohiim.
Mulanya perlu diketahui bahwa sedikitnya ada 3 (tiga) ibadah yang jelas dilarang ketika haid, yaitu:
Shalat wajib maupun sunnah, berdasarkan "Bila engkau haid, maka tinggalkanlah shalat" (HR Bukhari & Muslim).Puasa wajib maupun sunnah,  berdasarkan "Bukankah bila seorang wanita haid, maka ia tidak shalat dan tidak puasa?" (HR Bukari & Muslim).Melakukan tawaf di Baitullah, Rasulullah saw berkata kepada Aisyah ra., "Kerjakan apa yang dikerjakan orang-orang yang berhaji selain tawaf sampai engkau suci" (HR Bukhari & Muslim).Lantas bagaimana dengan membaca Al-Qur'an?
Terdapat sedikitnya juga 3 (tiga) pendapat tentang kebolehan membaca Al-Qur'an saat haid*:
Tak boleh membaca, berdasarkan "Tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan" (QS 57:79). Pendapat ini menganggap bahwa haid termasuk yang menghilangkan kesucian.Boleh membaca, suci pada QS 57:79 tersebut artinya adalah suci jiwa/piki…