Langsung ke konten utama

Remaja . Part 1. Cinta Pertama

Cinta Pertama
          Salah satu keberanian tersendiri karna aku mau nulis kata-kata cinta pertama dengan font size yang lebih besar. Sumpah aneh gitu rasanya aku nyebut-nyebut kata 'cinta'.
          Kalau menurutkku, secara pribadi, ungkapan cinta itu belum pantes diomongin dan jadi pembicaraan sehari-hari para remaja. Soalnya, cinta itu berkaitan dengan hati yang mengalami suatu getaran tertentu yang datang secara berkala (wadoh opo ae??) Jujur yaa!! Kalo aku sih belum pernah mengalami getaran hebat dalam hati gara-gara cowok yang biasanya teridentifikasi sebagai cinta pertamaku. So singkatnya, aku merasa belum pernah tau rasanya ketemu cinta pertama.
         Cinta emang katakata yang akrab di telinga kita. Baik di telinga kiri maupun telinga kanan. Maaf aja ya, kalo cinta ke lain jenis bukan muhrimku aku belum pernah. Dari beberapa responden
yang aku tanya tentang bumbu cinta pertama, kebanyakan dari mereka bilang ciri-ciri cinta pertama itu adalah disaat kita bertemu seseorang yang 'entah kenapa' kita suka, 'entah mengapa' kita ingin ada disekitarnya, dan 'entah mengapa' kita ngerasa jantung dag dig dug gak karuan kalo lagi ada dia di bola mata kita.
          Menurut ku sih, cinta pertama itu banyak kaitannya sama kata-kata 'entah mengapa' , jadi saat kita bertemu cinta pertama akan banyak pertanyaan dipikiran kita, apa yang bikin kita suka dia, kenapa kita suka dia, seberapa besar kita suka dia, kapan kita suka dia, dimana kita suka dia, bagaimana kita suka dia itu cuma bisa dijawab dengan kata 'entah'. Pokoknya, cinta pertama itu bikin kita nggak bisa ngejawab 5W+1H dengan baik dan benar.
          Trus ya, kata orang itu kebanyakan cinta pertama nggak mesti sukses, jadi kebanyakan cinta pertama itu terbang bagai angan yang akan menambah pelajaran kita tentang fenomena kehidupan. Dengan diujinya kita dengan kegagalan cinta pertama, pasti akan ada manfaatnya di cinta kedua, ketiga, ke empat dan seterusnya. Tapi jangan sampek terpuruk sama kegagalan cinta pertama, karena cinta pertamamu belum tentu cinta sejatimu, belum tentu juga jodohmu.
        Ada juga yang bilang, cinta pertama itu bakalan sulit dilupain.Ya kalo menurutku sih emang semua yang pertama dihidupku pasti bakal teringat sampek tua. Cobak liat, orang orang kebanyakan pasti inget (tau) kapan mereka pertama kali keluar dari rahim ibu mereka. Jadi nggak salah dong kalo orang inget siapa cinta pertama mereka. Kalo pengen ngelupain ya sakit Alzheimer aja beress.
          Ehe.. ehe.. segini dulu ya part 1 nya.. ntar lanjut ke part 2 ato lanjutan part 1 kalo ada waktu. :)

Komentar

Paling Banyak Dibaca :

Nambah Ilmu Terus : Bolehkah Muslimah yang Sedang Haid Membaca Al-Qur'an?

Bismillahirrohmaanirrohiim.
Mulanya perlu diketahui bahwa sedikitnya ada 3 (tiga) ibadah yang jelas dilarang ketika haid, yaitu:
Shalat wajib maupun sunnah, berdasarkan "Bila engkau haid, maka tinggalkanlah shalat" (HR Bukhari & Muslim).Puasa wajib maupun sunnah,  berdasarkan "Bukankah bila seorang wanita haid, maka ia tidak shalat dan tidak puasa?" (HR Bukari & Muslim).Melakukan tawaf di Baitullah, Rasulullah saw berkata kepada Aisyah ra., "Kerjakan apa yang dikerjakan orang-orang yang berhaji selain tawaf sampai engkau suci" (HR Bukhari & Muslim).Lantas bagaimana dengan membaca Al-Qur'an?
Terdapat sedikitnya juga 3 (tiga) pendapat tentang kebolehan membaca Al-Qur'an saat haid*:
Tak boleh membaca, berdasarkan "Tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan" (QS 57:79). Pendapat ini menganggap bahwa haid termasuk yang menghilangkan kesucian.Boleh membaca, suci pada QS 57:79 tersebut artinya adalah suci jiwa/piki…

Review Drama (1) : Memories of the Alhambra

Judul: Memories of the Alhambra (알함브라 궁전의 추억 Alhambeuraui Gungjeonui Chooeok)Sutradara : Ahn Gil-HoPenulis : Song Jae-JungJaringan : tvNJumlah Episode : 16, durasi 60 menit per episodeMasa Tayang : 1 Desember 2018 - 19 Januari 2019, Sabtu-Minggu 21.00 KSTGenre : Fantasy, Romance, Mystery, Action

Mengenal Faatihah dari Segala Sisi (Kalau Gak Kuat Gausah Dibaca) Part 1 : Lavatories Traveller

Wkwkwk ide banget ya nulis tentang lavatories.
Gak jelas, maka kalau gak punya high anthusiast gausa dipaksain baca keee

Tulisan ini bermula saat saya gagal mendapatkan akses masuk ke bilik restroom langganan di kampus. Entah gimana deh, biasa kata orang "inspirasi menghujanimu saat jongkok". Ya kebetulan bilik alternatif yang saya tempati itu berwujud WC jongkok dengan semi automatic sanitary system *etaah abaikan istilah ini karena saya yang buat-buat* membuat saya tiba-tiba teringat akan penjelajahan sejumlah restroom yang telah saya singgahi selama hidup.

Sedari kecil saya punya perbedaan khusus daripada saudara-saudari kandung saya, yakni saya tidak punya daily habit boker di pagi hari. Sudah sejak sejauh yang saya ingat, jadwal boker saya selalu berubah-ubah dan tidak tentu sehari sekali. Saya juga tidak ingat pernah tidakkah saya boker di toilet Taman Kanak-Kanak, seingat saya, boker selalu di hari weekend entah itu malam atau pagi. Seakan mekanisme boker saya waktu i…