Langsung ke konten utama

Postingan

Review Drama (1) : Memories of the Alhambra

Judul: Memories of the Alhambra (알함브라 궁전의 추억 Alhambeuraui Gungjeonui Chooeok)Sutradara : Ahn Gil-HoPenulis : Song Jae-JungJaringan : tvNJumlah Episode : 16, durasi 60 menit per episodeMasa Tayang : 1 Desember 2018 - 19 Januari 2019, Sabtu-Minggu 21.00 KSTGenre : Fantasy, Romance, Mystery, Action
Postingan terbaru

Jikalau Dapat Uang 100 Juta ?

Uwehehehe, jadi kalau dapat uang 100 juta faatihah mau apa?
Daftar Umroh (25-30 juta). Iyaa, daftar umroh dulu, trus menghariba kepadaNya di Baitullah. Minta semoga dilancarkan kuliahnya, didekatkan jodohnya, dimurahkan rizkinya, dicemerlangkan otaknya, dibuat mudah bersyukur dan tidak mudah kufur setiap harinya, dan agar dapat segera kembali lagi untuk menunaikan ibadah haji dan menghajikan orang-orang tersayang.Daftar Kursus (5-10 juta). Iya daftar kursus macem-macem, kursus bahasa, kursus menjahit, kursus memasak, dan kursus-kursus untuk merebut hati mertua gitu deh. Ya enggak sih, untuk memberdayakan dirilah yaa, biar bisa berguna di masyarakat dan gak jadi wanita tanpa talenta gitu kan sedih :')Daftar S2 (10-15 juta). Iya, buat cadangan dan modal semester pertama sambil mengusahakan biar dapet beasiswa ke University of Amsterdam, London School Economic and Political Science, atau Stanford University.Foya-foya (5-10 juta). Apaan? Iya gue mau belanja gamis, jilbab, sendal, sepat…

Mengenal Faatihah dari Segala Sisi (Kalau Gak Kuat Gausah Dibaca) Part 6 : 5 Barang Yang Selalu Ada Di Tas

Well, ini kita bicarakan tas yang kemanapun pergi kan ya? Ke kampus, belanja, jalan-jalan dan kondangan sekalipun? Di tas faatihah insyaAllah pasti ada 5 barang berikut, apasajakah?

1. Dompet
Yah, dompet dan segala isinyaKTP, SIM, ATM, STNK, member card PMI, Mirota Kampus, Chatime, Transstudio, Touch the Sky Laundry, dan 5 rumah sakit. Kabel OTG, flashdisk, foto diri dan foto gebetan. Uangnya? Belum tentu ada. Biasanya uang malah keleleran di kantong baju, kantong tas atau di dasbor motor, tapi ya itu, belum tentu ada wkwkwkw.
2. Obat Darurat
Minimal ada 3 macem obat darurat yang kubawa selalu yaitu Promag untuk sakit perut yang tiada tertahan, Dexamethasone untuk meredakan gejala alergi yang suka muncul tiba-tiba dan Spashi untuk mengurangi nyeri perut pra-menstrual syndrome (PMS). Selain 3 macem itu biasaya ada tambahan Sangobion kalau mendekati tanggal donor darah wkwkwkw, trus minyak kayu putih kalau bepergian jauh dan lama, dan yang sering kubawa akhir-akhir ini adalah obat tetes m…

Mengenal Faatihah dari Segala Sisi (Kalau Gak Kuat Gausah Dibaca) Part 5 : 5 Tempat Makan Favorit

Tempat makan favorit faatihah tersebar setidaknya di dua kota (halah dua wae tersebar -_-) yaitu di Malang dan di Jogja. Aslinya ada banyak, tapi jikalau harus mempersempit jadi 5 saja maka yasuda, kita bahas limaa.

Malang: Bakso depan Bustanul Athfal Restu Jalan Bandung.  
Saya kenal bakso ini di tahun 2011-2014 karena saya bersekolah di MAN 3 Malang yang berjajaran dengan BA Restu. Di depan BA Restu khususnya saat menjelang jam jemputan anak-anak akan ada Pak Yanto dengan gerobak baksonya, yang rasanya masyaAllah mantap, gausa saus gausa kecap gausa apa-apa rasanya udah passssss. Kalau sedang beruntung kita bisa makan dengan tenang sambil duduk-duduk di depan gerbang makam, tapi kalau sedang tidak beruntung maka tempat duduk yg tersisa adalah di emperan trotoar. Kuahnya sih cukup bening dan suegerr biyanget. Harganya? Behh, terjangkau dah pokoknya. Makan di bakso kota bisa dibuat makan di Pak Yanto berkali-kali. Ini cuplikan video salah satu pelanggan Pak Yanto.

Malang: Mie Buto Ijo
S…

Mengenal Faatihah dari Segala Sisi (Kalau Gak Kuat Gausah Dibaca) Part 4 : 5 Fakta Untuk Diungkapkan

Tak kenal maka tak kenal. Kenal butuh bukti, maka 5 fakta ini membuktikan kalau njenengan kenal saya. Apa aja sih?
Body Goals, wkwkwk suka-suka saya dong, buat saya, body saya memang goals, kalau parameternya berat badan lho ya. Tinggi badanku 166 cm, berat badanku di kisaran 49-52 kg tergantung kesibukan dan pola makan. Berdasarkan pengukuran body mass index, angkaku di kisaran 18,5-19, dan waist measurement results <80 cm which is artinya rasio berat badan dan tinggi badanku memang ideal dan tergolong sehat. Santai gais, body goals tidak harus meliuk seperti jam pasir, asalkan tidak obesitas atau kurang gizi, selama tubuh kita sehat itu sudah body goals. Jangan sedih, jangan diet berlebih, cukup jadi sehat, tidak ada hal lain yang lebih nikmat.Gak Kuat Lari, ini juga salah satu hal aneh bahkan bagi diriku sendiri. Aku kuat jalan jauh, aku kuat bersepeda seharian, tapi anehnya lari dan jogging keliling lapangan buat aku sesak napas dan mual-mual. Mungkin karena larinya sendirian ya…

Menjadi Netizen yang Well Banget

Sebagai bagian dari masyarakat sosial media, saya merupakan pengguna aktif berbagai akun sosmed sejak tahun 2008. Sebut saja Facebook, Friendster, Twitter, Tumblr, So.cl, Path, Pinterest, duh banyak sekali sampai terlupakan dan sudah tidak ada lagi.

Media sosial merupakan wadah interaksi lintas area, menghubungkan manusia yang dekat hingga yang jauh tanpa harus berada di ruang yang sama. Media sosial mengajarkan kita bahwa kita perlu berkabar walau jarak membentang diantara kita. Tetapi ternyata tetap dibutuhkan kebijaksanaan dalam bersosial media, sehingga tidak berbeda antara kenyataan dan tujuan dibuatnya media sosial ini. Berdasarkan pengalaman bersosial media selama sepuluh tahun terakhir, saya menyadari betapa beberapa hal berikut penting untuk diperhatikan:
Be Nice, menjadi nice disini yang dimaksud adalah stay positif, berusaha untuk tidak menebar kebencian dan keributan saat bersosial media. Dunia nyata sudah ribut maka dunia maya perlu menjadi lebih tenang agar keadaan kejiwa…

Blogger Perempuan Network

Saya mengetahui adanya Jaringan Blogger Perempuan alias Blogger Perempuan Network (BPN) baru beberapa hari terakhir, kakak saya membagikan postingan event 30 Day Blog Challenge, akhirnya mengantarkan saya bergabung dengan grup facebook jaringan ini.

Kenapa bergabung di Blogger Perempuan Network?
Tidak perlu banyak alasan untuk bergabung di komunitas/jaringan yang sekilas saja sudah kelihatan meyakinkan. Ya meyakinkan saya untuk bergabung dan belajar dari beliau-beliau yang sudah terlebih dahulu bergabung dalam BPN. Jelas, saya masih ampas teh yang remah-remah dibanding kakak-kakak di grup tersebut, dan untungnya challenge ini membantu saya directly untuk mengaktifkan kembali blog saya yang sudah lama tidak tersentuh.

Baru hari ini saya lihat notifikasi diterimanya saya untuk bergabung dengan grup Blogger Perempuan Network di facebook. Saya langsung menjelajah akun-akun facebook sejumlah sosok di dalamnya. Lihat, saya langsung ikutan para senior untuk mulai memperhatikan dan memaintain